SDIT NURUL FIKRI SELONG
Jika berbicara tentang lingkungan, berbicara tentang suatu hak dan kewajiban yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup yang hidup di dunia ini. Karena tidak ada satupun makhluk hidup yang menginginkan hidup di lingkungan yang kotor dan tidak sehat. SDIT Nurul Fikri Selong menggagas untuk peduli lingkungan. Kampus II SDIT Nurul Fikri Selong tempat yang paling pas untuk dikembangkan sekolah yang peduli dengan lingkungan, sekolah yang ingin menciptakan siswa yang peduli dan cinta pada lingkungan. 
Menanamkan perilaku siswa yang berwawasan lingkungan tidaklah semudah membalikan kedua tangan. Pemikiran cinta lingkungan dan peduli lingkungan salah satunya adalah diterapkan di dunia pendidikan. karena membangun karakter berwawasan lingkungan harus mulai dari sejak dini, dari tingkat Sekolah Dasar, karena budaya hidup bersih dan sehat membutuhkan waktu dalam prosesnya.
Program mingguan di kelas 4 SDIT Nurul Fikri Selong ini salah satu program yang akan mampu mewujudkan keterampilan siswa dan menumbuhkan rasa tanggung jawab siswa terhadap lingkungan baik di sekolah maupun disekitarnya
Program peduli lingkungan ini di ikuti oleh 4 kelas yakni kelas 4 IBNU BATUTAH , 4 IBNU SINA , 4 SYAFIYAH, 4 ASSYIFA, dengan jumlah siswa 98 siswa, 48 laki-laki dan 50 wanita. Program ini bukan semata menanam tumbuhan tumbuhan sembarang melainkan apotek hidup seperti halnya kunyit, lengkuas, sere, belimbing wulu, jahe, miniran, dan tanaman obat keluarga (toga). Siswa diharapkan berperan aktif dalam melakukan program ini karena ini merupakan kegiatan yang akan menghasilkan pengalaman sekaligus pengetahuan. Selain dari pada itu siswa diharapkan mampu memelihara, menjaga, dan merawat setiap hari sehingga tanaman tetap hidup dan tumbuh kembang sehingga sekolah berharap warga sekolah dapat memanfaatkan hasilnya.
SDIT Nurul Fikri Selong selain terkenal dengan sekolah karakter dan hafidz alqur'an juga lebih diharapkan menjadi sekolah rujukan dilombok timur khusus dengan diadakan program -program unggulan sehingga mencetak generasi yang islami dan bersaing di globalisasi. Sekolah yang dibilang masih berumur muda tingkat kepercayaan masyarakat lombok timur tergolong baik sehingga berlomba-lomba menyekolahkan putra putrinya, karena melihat perkembangan zaman, teknolongi semakin maju, salah satu sekolah yang membentuk generasi yang cerdas, kreatif, beriman dan berakhlak mulia diharapkan sebagai generasi yang mampu menghadapi kehidupan pada zamannya kelak.
Dalam proses penanaman sebelumnya siswa mencoba memanfaatkan pupuk alami seperti pupuk kandang dan sekam sebagai media tanam selain itu juga dedaunan juga dapat dijadikan sebagai media tanam namun daun yang sudah di permentasi, yang sudah melebur menjadi tanah karena pupuk ini tidak merusak kadar tanah, namun akan memperbaik kesuburan tanah yang sudah rusak dengan pupuk kimia.Bagi kesehatan sangat bermanfaat karena dari alam langsung tidak mengandung unsur kimia yang dikonsumsi sehingga program peduli lingkungan ini siswa diharapkan dapat mencoba memanfaatkan hasil-hasil alam sebagai bahan untuk menanam, bahan bahannya adalah : 
1. Pupuk kandang
2. Tanah subur
3. Sekam
4. Daun

langkah-langkah kerja 
Siapkan satu karung pupuk kandang, satu ember tanah subur, satu karung sekam dan daun kemudian campur sampai merata kemudian masukkan kedalam poliback diamkan sampai 5 atau satu minggu sehingga sudah benar-benar tercampur antara pupuk kandang dengam tanahnya, yang perlu di perhatikan adalah pastikan pupuk landang sudah tercampur dengan tanah baru kemudian siap ditanami tanaman.

Jenis- jenis tanaman yang bisa ditanam 
Bawang merah, Jahe, kunyit, lengkuas, sayur-sayuran, mentimun, tomat, cabai, kembang kol, dll
penanaman karakter pada usia dini lebih baik dan cepat tanggap, berpikir kritis, rasa ingin tau yang tinggi dan yang paling penting sikap bertanggung jawab. Sifat ini akan berpengaruh terhadap aktivitas sehari-hari sehingga pembiasaan - pembiasaan yang dilakukan disekolah diharapkan ïberdampak kepada lingkungan sekolah dan masyarakat.
OUTING (Kunjungan belajar ke UD UTAMI di desa KUMBUNG Kec. Masbagik Lombok Timur.
Kunjungan belajar ini bukan sekedar kunjungan biasa namun siswa dan guru langsung praktik cara pembibitan yang benar berikut langkah-langkahnya.
1. Pembukusan tanah 
Pembungkusan tanah ini dilakukan debgan memasukkan tanah kedalam plastik yang sudah disediakan tanah subur dan dicampur dengan pupuk organik sebagai media tanam.

2. Perendaman dan pemotongan 


setelah proses perendaman sekitar 30 menit kemudian bungkusan tanah tersebut disusun dalam besi yang sudah disediakan dan siap dipotong -potong seukuran dengan besi, setelah itu 

3. Pelepasan Biji
terkait pelepasan biji bukan berarti biji sembarang melainkan biji - biji produktif yang sudah teruji dari perusahaan sehingga hasil bibit yang akan tumbuh betul-betul baik. Biji yang sudah ditanam tunggu beberapa hari akan tumbuh.

4. Pemeliharaan 
sebelum bibit siap ditanam alangkah baiknya bibit yang sudah tumbuh alangkah baik disortir dan siap ditanam dan dipasarkan.



Komentar

  1. Waaah.. Kreeeen nurul fikri, sukses terus ya.. Posting lg donk tentang pembelajaran di kelas dan gerakan literasi sekolah..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

GERAKAN LITERASI SEKOLAH